No School No Ngkrong
No Style No Rak
No Home No Maden
No Resleting No Ngol
No pay No Njok
No Money No Donk
^_^
No School No Ngkrong
No Style No Rak
No Home No Maden
No Resleting No Ngol
No pay No Njok
No Money No Donk
^_^
Cinta Sejati
Cinta yang agung ? Adalah cinta pada Allah Yang Maha Kuasa

Mengapa kita menutup mata ketika kita tidur? Ketika kita menangis? Ketika kita membayangkan? Ini dikarenakan “hal terindah di dunia tidak terlihat”. Kita semua aneh.
Hidup itu sendiri juga memang aneh, dan ketika kita menemukan seseorang yang dengan segala keunikannya ‘sejalan’ dengan kita, maka kitapun bergabung bersamanya dan jatuh kedalam suatu keanehan yang serupa, itulah yang dinamakan “cinta”.
Ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan dan orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan. Tetapi ingatlah, ‘melepas’ bukan berarti akhir dari kehidupan dunia ini, melainkan “awal suatu babak kehidupan baru”. Kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang tersakiti, mereka yang sedang mencari dan mereka yang telah mencoba mendapatkannya. Karena merekalah yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh pribadinya dan memberi “WARNA” pada kehidupannya.
Cinta itu agung ?! Adalah ketika kamu menitikan air mata dan “masih perduli terhadapnya”. Adalah ketika dia tidak memperdulikanmu dan kamu masih “tetap menunggunya dengan setia”. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum sambil berkata, “aku turut berbahagia untukmu”.
Apabila cinta tidak berhasil, bebaskan diri kita, biarkan hati kita kembali melebarkan sayapnya dan terbang lepas ke alam bebas. Dan ingatlah… ! Bahwa “kita mungkin menemukan cinta dan kehilangan cinta” itu, tetapi ketika cintapun mati kita tidak perlu mati bersamanya. Orang terkuat, bukanlah mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar dan tabah ketika mereka jatuh dan kalah.
Entah bagaimana dalam perjalanan kehidupan kita belajar tentang diri sendiri dan menyadari bahwa “penyesalan tidak seharusnya ada”, tetapi hanyalah “penghargaan abadi atas pilihan-pilihan kehidupan yang telah kita buat” serta tetap “menikmati” dan “mensyukuri” apa yang telah kita miliki dalam hidup ini, walau terkadang ‘bertentangan’ dengan harapan dan impian.
Teman sejati…?! Mengerti ketika “kamu berkata aku lupa”. Menunggu selamanya ketika “kamu berkata tunggu sebentar”. Tetap tinggal ketika kamu berkata “tinggalkan aku sendiri”. Membukakan pintu meski “kamu belum mengetuk dan berkata bolehkah saya masuk ?”
Mencintai…?! Bukanlah bagaimana kita harus “melupakan”, melainkan bagaimana kita harus “memaafkan”. Bukanlah bagaimana kita harus “mendengarkan, melainkan bagaimana kita harus “mengerti”. Bukanlah apa yang harus kita “lihat”, melainkan apa yang bisa kita “rasakan”. Bukanlah bagaimana kita “melepaskan”, melainkan bagaimana kita “bertahan”.
Lebih berbahaya mencucurkan air mata di dalam hati, dibandingkan dengan menangis tersedu-sedu. Air mata yang terurai dapat dihapus dan dikeringkan dengan hanya selembar saputangan, sementara air mata yang tersembunyi mengiris dan menggoreskan luka yang dalam dan tidak akan pernah hilang dan mengering, bahkan mungkin selamanya akan ‘basah dengan darah yang bernanah’.
Dalam hal cinta, kita sangat jarang mendapat kemenangan, tetapi ketika cinta itu tulus, meskipun kita kalah, kita tetap mendapat kemenangan, hanya karena “kita berbahagia dapat mencintai seseorang lebih dari kita mencintai diri kita sendiri”.
Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai kita, melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya. Apabila kamu benar-benar mencintai seseorang, jangan lepaskan dia, melainkan berjuanglah demi cintamu itu. Itulah “cinta sejati”.
Lebih baik menunggu orang yang kita inginkan, daripada berjalan bersama orang yang tersedia. Lebih baik menunggu orang yang kamu cintai daripada bersama orang yang berada disekelilingmu. Lebih baik menunggu orang yang tepat, karena “hidup ini terlalu singkat untuk dibuang hanya dengan pilihan yang salah”.
Kadangkala orang yang kamu cintai adalah orang yang paling menyakiti hatimu dan kadangkala teman yang membawamu kedalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah “cinta yang tidak kamu sadari”.
tanggal 9 jan 08 ke padang panjang..
tepatnya ke t4 nya gena aka fifi (yufita elizani)…
ke pp ne sebenernya ga ada dalam rangka apa²..
cuma maen aja…
eh… pas nyampe.. si fifi ga ngenalin
, enaknya dikacangin aja ya.. hehehe..
ga deh… becanda kog..
ssstt… jangan bilang² ya.. si fifi cakep lo :”> ….. hahaha
ya dah
itu aja
capek……….
suntuk,……
sebel……
keki………
kesel……….
pasti kita rasain dalam keseharian kita
aku pun begitu
makanya aku tulis seperti itu
ada-ada aja tingkah user yang bikin kita sakit hati
ga terasa… udh berlalu lagi satu tahun…
skrg udh 2008.. padahal baru kemaren rasanya 2007
ah.. waktu berjalan dengan ga terasa..
2007.. tinggal kenangan… menyisakan sedikit banyak getirnya
perjuangan hidup.. naif sekali kalau hanya dibilang buang² tenaga
dan suatu ke sia²an… tapi.. ada pengalaman di sana.. yg hanya
bisa didapat dengan datang, duduk, serta ikut berkecimpung di dalamnya
yah.. semoga di 2008 ini.. ada kemajuan yg lebih berarti..
i wish..