nothing left anymore…
b’coz of me..
b’coz of you…
b’coz of us
nothing left anymore…
b’coz of me..
b’coz of you…
b’coz of us
apa kabar semua?
lagi hujan disini… emang musimnya kali ya…
sungguh.. aku tak tau lagi harus bagaimana
bingung se-bingung-bingungnya…
apakah “sejarah” berulang lagi?
entahlah, aku juga ga tau
galau
maybe someday I will forget you, but I just dont know when…
aku ga pernah menganggapmu sekedar pelarian
juga ga pernah menganggap sebagai tempat singgah
dikala gundah setelah letih mengembara…
kau adalah dermaga yg ku tuju
meski aku ga tau..
kapan akan berlabuh di dermagamu
Entah mengapa aku tak berdaya
Waktu kau bisikkan,
“Jangan aku kau tinggalkan”
Tak tahu di mana ada getar terasa
Waktu kau katakan
“Kubutuh dekat denganmu”
bukankah analoginya bisa seperti itu?